11 Candi Di Mojokerto Untuk Hunting Foto Yang Populer

Mojokerto adalah sebuah kota yang terletak di propinsi jawa timur, terdapat banyak peninggalan bersejarah yang berada di kota ini. Salah satunya adalah peninggalan candi di mojokerto yang merupakan sebuah situs peninggalan jaman nenek moyang. Candi di daerah ini berjumlah cukup banyak dan tersebar di beberapa daerah lainnya di kota ini. Nilai sejarah dari candi ini sangatlah bernilai bagi generasi penerus bangsa ini.

Berikut Ini Candi Di Mojokerto Yang Wajib Dikunjungi

Beberapa candi yang terletak di kota mojokerto berikut ini sangat kami rekomendasikan untuk tempat berlibur anda di akhir pekan bersama keluarga ataupun teman anda. Persiapkan segala akomodasi yang diperlukan sebelum berangkat ke lokasi wisata tujuan anda ya..

Candi kedaton / sumur upas

Candi Kedaton Sumur Upas

Situs candi kedaton merupakan sebuah situs candi yang berada di daerah dusun kedaton desa sentonorejo – trowulan – mojokerto.

Bangunan candi ini terbuat dari susunan batu bata merah yang dibangun pada jaman majapahit pada abad 13.

Pada bagian bawah candi kedaton terdapat sebuah persegi datar yang tersusun dari batu bata merah tanpa atap setinggi 2 meter.

Fungsi dari area ini masih menjadi misteri hingga saat ini karena terdapat area yang bentuknya seperti sebuah benteng atau lorong.

Lokasi tempat situs kedaton ini berada tak jauh dari pendopo agung trowulan.

Candi kesiman

Candi Kesiman

Lokasi dari candi kesiman ini berada di jalan candi kesimantengah pacet kota mojokerto propinsi jawa timur.

Daerah ini penuh dengan hamparan sawah yang sejuk yang mana situs bersejarah ini berdiri kokoh diatas undukan bukit yang dikelilingi sawah.

Ukuran candi ini mempunyai panjang 10,2 m dan lebar 7,2 m dengan tinggi candi 5 m. Pada sisi bagian depan yang menjorok 3 m, pada bagian barat sisi yang menjorok 3 m dengan sisi kiri dan kanan berbentuk bekas undakan yang sudah tidak teratur lagi bentuknya.

Terdapat relief yang terukir berbentuk hanuman, kinara, kinari, kepala kala dan terdapat relief utama samudramanthana.

Candi jolotundo

Candi Jolotundo

Lokasi candi lolotundo ini berada di seloliman – trawas  kabupaten mojokerto propinsi jawa timur.

Keelokan tempat ini mampu menyihir para pengunjungnya, dimana pengunjung pastinya terpana akan keindahan tempat ini.

|| BACA JUGA : Menikmati Liburan Dengan Suasana Pegunungan Di Villa Puncak Pass
|| BACA JUGA : 7 Villa Sentul Yang Ideal Bagi Keluarga Dan Tips Memilih Villa

Candi bajang ratu

Candi Bajang Ratu

Candi bajang ratu merupakan salah satu peninggalan bersejarah dari jaman majapahit yang berada di desa temon –kec. Trowulan –kab. Mojokerto – jawa timur.

Istilah  nama candi ini pertama kali disebutkan dalam sebuah buku berbahasa belanda tahun 1915 yang berjudul oudheidkunding verslag (OV) .

Seorang arkeolog meyakini jika nama candi bajangratu berkaitan erat dengan raja jayanegara majapahit.

Hal ini berdasarkan dari arti dari bahasa jawa maupun dari cerita rakyat dan kitab pararaton  “bajang” yang berarti kerdil, ketika itu jayanegara diangkat menjadi raja waktu usianya masih kecil atau bajang.

Sehingga gelar bajangratu atau ratu bajang melekat kuat pada raja jayanegara.

Pembangunan candi ini untuk memberi penghormatan pada raja jayanegara. Kisah ini berdasarkan cerita sebuah relief sri tanjung yang berada di bawah kaki gapura.

Relief candi yang menceritakan tentang peruwatan ada di candi surawana.

Candi surawana sendiri juga mempunyai hubungan dengan bhre wengker (abad 7). Pendirian candi surawana kelihatannya terkait dengan meninggalnya bhre wengkerdi abad 7 masehi.

Pendirian candi bajangratu dimulai abad 14 dan merupakan sebuah gapura terbesar pada masanya.

Candi brahu

Candi Brahu

Terdapat sebuah candi di dalam kawasan situs arkeologi trowulan, letaknya berada di bekas pusat kota majapahit yaitu di dukuh jambe mente –ds beijong –kec. Trowulan –kab. Mojokerto –prop. Jawa timur. Atau kurang lebih 2 km ke utara jl raya mojokerto –jombang.

Candi brahu adalah sebuah candi yang diambilkan dari sebuah nama didalam prasasti alasantan yang mempunyai arti bangunan suci.

Letak prasasti alasantan sendiri berada tak jauh dari candi brahu. Bangunan candi brahu terbuat dari batu bata merah yang menghadap barat dengan panjang 22,5meter, lebar 18 meter dan tinggi 20 m.

Desain candi brahu merupakan candi peninggalan umat buda yang dibangun abad 15 masehi.

Candi wringin lawang

Candi Wringin Lawang

Candi wringin lawang juga merupakan salah satu candi peninggalan jaman majapahit diperkirakan didirikan pada 14 abad lalu yang berada di jatipasar – kec. Trowulan –kab. Mojokerto – jawa timur. Letak gapura ini berada tak jauh dari jalan utama jatipasar.

Arti nama wringin lawang dalam bahasa jawa mempunyai ati “pintu beringin”. Gapura yang bahan utamanya terbuat dari batu bata merah dengan luasnya 11×13 m dengan tinggi 15,5 m. Desain bangunan candi ini banyak digunakan dalam arsitektur bali.

Gaya arsitektur candi ini menjadi sebuah pintu masuk komplek bangunan para pejabat di kerajaan majapahit.

Spekulasi fungsi utama dari bangunan gapura ini masih menjadi perselisihan hingga kini, namun ada yang menduga sebagai gerbang pintu masuk kerumah mahapatih gajah mada.

Candi tikus mojokerto

Candi Tikus Mojokerto

Candi yang berada di kompleks trowulan ini merupakan situs penginggalan pada jaman dahulu kala, yang terletak 13 kilometer arah tenggara dari pusat kota mojokerto.

Pada mulanya candi ini terkubur dalam tanah dan diketemukan kmbali pada tahun 1914 oleh pakar sejarah.

Untuk proses penggalian situs candi tikus ini dilakukan oleh para pakar sejarah berdasarkan laporan bupati mojokerto pada saat itu R.A.A Kromojoyo Adinegoro.

Pemberian nama candi diberikan oleh masyarakat sekitar, diawali dari banyaknya tikus besesrta sarangnya yang berada di dalam candi ini maka masyarakat memberikan nama candi tikus.

Berdasarkan pendapat para ahli yang meneliti di miniature sebuah menara, candi ini dibuat pada 13 hingga 14 masehi.

Desain candi tikus sangat mirip dengan sebuah petirtaan sehingga memicu perdebatan di kalangan para ahli sejarah ataupun arkeologi apakah fungsi candi tikus.

Beberapa pendapat muncul apakah sebenarnya kegunaan candi ini, ada yang berpendapat bahwa candi ini dulunya sebuah petirtaan keluarga raja, pendapat lainnya adalah sebagai tempat penampungan dan pendistribusian air kepada penduduk trowulan.

Candi jedong

Candi Jedong

Lokasi candi ini berdiri berada di wotanmasjendong yaitu di ngoro kabupaten mojokerto jawa timur.

Tempatnya begitu indah dan eksotis, disekeliling tempat ini banyak terdapat pepohonan yang berwarna hijau dan sedap dipandang mata.

Candi bangkal

Candi Bangkal

Salah satu peninggalan pada masa majapahit adalah candi bangkal yang terletak di candiharjo – ngoro – kabupaten mojokerto – propinsi jawa timur.

Pada akhir pekan atau di hari libur nasional, tempat ini biasanya selalu dipadati oleh pengunjung yang melakukan perjalanan liburan.

Candi minakjinggo

Candi Minakjinggo

Merupakan situs candi yang berada di desa unggah unggahan. Sebuah situs candi di mojokerto yang bahan bakunya terbuat dari batu andesit, sebuah bahan bangunan yang tidak umum digunakan sebagai bahan baku utama pembangunan candi di wilayah mojokerto pada masa itu.

Dilokasi reruntuhan candi minakjinggo ditemukan sebuah arca garudha yang menurut cerita rakyat disini arca tersebut merupakan arca minakjinggo.

Apabila dilihat dari model dan hiasan relief yang masih ada di candi ini dapat disimpulkan situs candi ini merupakan penginggalan masa majapahit.

Candi gentong

Candi Gentong

Diperkirakan Candi ini merupakan peninggalan pada masa raja hayam wuruk yang memerintah di kerajaan majapahit.

Lokasi candi gentong berada di dusun jambumente ds bejijong kec. Trowulan kab. Mojokerto. Bentuk bangunan candi ini berbentuk bujur sangkar ukuran 23,5 x 23,5 meter dengan tinggi 2,45 meter dengan pintu masuk menghadap ke arah barat.

Pada proses penggalian situs ini banyak terdapat artefak dinasti yuan dan ming berupa mata uang cina, stupika / benda berbetuk mirip stupa, emas, arca buda, dan tembikar.

Candi di mojokerto ini dibangun untuk melakukan kegiatan upacara sraddha yaitu memperingati wafatnya ratu tribuana tungga dewi ibunda dari raja hayam wuruk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.